Hari Kenaikan Yesus Kristus merupakan peringatan penting bagi umat Kristen di seluruh dunia untuk mengenang peristiwa naiknya Yesus ke surga. Peringatan ini sebelumnya lebih dikenal dengan istilah Kenaikan Isa Almasih, namun melalui Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2024 diubah menjadi Kenaikan Yesus Kristus. Perubahan penyebutan tersebut dilakukan berdasarkan permintaan umat Kristen dan Katolik agar selaras dengan terminologi global yang digunakan dalam tradisi Kekristenan. Terminologi “Isa Almasih” merujuk pada bahasa Arab yang kerap digunakan dalam tradisi Islam sedangkan terminologi “ Yesus Kristus” merujuk pada “Jesus Crist” dalam bahasa Inggris yang lazim merupakan penyebutan lazim dalam tradisi umat Kristen dan Katolik.
Sejarah Kenaikan Yesus Kristus
Kenaikan Yesus Kristus ini dirayakan setiap tahunnya pada hari Kamis, tepatnya 40 hari setelah Minggu Paskah dan 10 hari menjelang hari Raya Pentakosta. Dalam ajaran Kristen, sebelum mengalami kenaikan ke surga, Yesus Kristus terlebih dahulu disalibkan, wafat, dan kemudian bangkit dari kematian pada hari ketiga sebagaimana disebutkan dalam 1 Korintus 15:4. Dalam Injil Markus 16:19 dan Injil Lukas 24:50-53 dijelaskan bahwa setelah kebangkitan-Nya, Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya selama empat puluh hari untuk memberikan pengajaran dan meneguhkan iman mereka. Selain itu, Kisah Para Rasul juga menerangkan bahwa sebelum naik ke surga, Yesus meminta para murid menantikan “Janji Bapa” atau turunnya Roh Kudus serta menyampaikan Amanat Agung yang menjadi dasar penyebaran ajaran Kristen ke seluruh dunia.
Setelah menyampaikan pesan terakhir kepada murid-murid-Nya, Yesus membawa mereka ke Bukit Zaitun. Dalam Injil Lukas 24:51 dan Kisah Para Rasul 1:9 dijelaskan bahwa ketika sedang memberkati para murid, Yesus terangkat ke surga dan tertutup awan dari pandangan mereka. Para murid menyaksikan langsung peristiwa tersebut dengan penuh takjub hingga kemudian datang dua malaikat yang menyampaikan bahwa Yesus kelak akan kembali dengan cara yang sama seperti saat Ia naik ke surga.
Makna Spiritualitas
Makna Kenaikan Yesus Kristus dalam ajaran Kristen tidak hanya dipahami sebagai peristiwa naiknya Yesus ke surga, tetapi juga sebagai tanda penggenapan misi keselamatan Allah bagi umat manusia. Sebagaimana yang dijelaskan dalam Injil bahwa Yesus akan kembali kepada Bapa setelah menyelesaikan pelayanan-Nya di dunia. Kenaikan tersebut dapat pula dipahami sebagai awal pemuliaan Kristus sekaligus terbukanya jalan keselamatan bagi orang percaya.
Secara teologis, kenaikan Yesus Kristus menjadi dasar keyakinan bahwa Kristus tetap menyertai umat-Nya meskipun tidak lagi hadir secara jasmani di dunia. Peringatan kenaikan Yesus juga mengandung pesan spiritual tentang harapan, iman, dan kedekatan manusia dengan Tuhan di tengah berbagai tantangan kehidupan. Selain itu, peristiwa ini mengajarkan nilai kasih, pengorbanan, dan keteguhan iman yang menjadi bagian penting dalam kehidupan umat Kristen.